Selasa, 16 Februari 2021

Published Februari 16, 2021 by with 0 comment

Ini Dia 5 Tanda Ban Mobil Perlu Diganti

 

Kembang Ban

Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang menyentuh tanah. Tak ayal, kondisi keempatnya perlu senantiasa diperhatikan agar kenyamanan dan keselamatan berkendara terjaga. Pasalnya, tidak sedikit penyebab kecelakaan beroda empat dipicu oleh kondisi ban yang sudah tidak layak. Oleh karena itu, ketahuilah beberapa tanda umum ban mobil sudah harus diganti agar mobil yang baru Anda hitung skema pembayarannya dengan simulasi kredit Xpander di laman https://www.dipostar.com/id/simulasi-pembiayaan.htm tidak berakhir petaka.

1.      Kembang ban menipis

Kembang ban atau yang juga dikenal dengan istilah tapak ban memiliki fungsi sebagai pengendali dan pengereman laju kendaraan. Seiring pemakaian, kembang ban ini akan menipis karena terkikis oleh aspal atau media jalan lainnya. Nah, kondisi ban yang sudah aus atau botak sangat berbahaya jika didiamkan dan dipaksa untuk melaju. Sebab, kemampuan ban aus untuk mengendalikan dan mengerem laju kendaraan sudah menurun. Alhasil, risiko selip saat jalanan basah atau mobil tergelincir saat berada dalam kecepatan tinggi sangat mungkin terjadi.

2.      Lihat tanda TWI ban

TWI adalah singkatan dari Tread Wear Indicator. TWI berbentuk lambang segitiga yang terletak di batas terbawah kembangan ban dan tonjolan karet di sela kembangan ban. Jika bagian tersebut sudah bersentuhan dengan aspal dan mulai mengalami korosi, berarti ban semakin menipis dan sudah waktunya diganti.

3.      Memperhatikan usia ban

Seperti komponen mobil yang lain, ban juga memiliki usia yang perlu diperhatikan, lho! Jika Anda merasa bahwa ban mobil akan aman-aman saja selama mobil jarang dipakai, ini adalah pemikiran yang kurang tepat. Sebab, karet ban tentu akan mengalami penurunan meski mobil tidak Anda jalankan. Hal ini disebabkan oleh penurunan volume angin dan beban dari bodi mobil yang terus-terusan diparkir. Umumnya, produsen ban merekomendasikan penggunaan ban selama 6 hingga 10 tahun. Jika mobil rutin digunakan dalam pemakaian normal, jarak tempuh maksimal biasanya mencapai 40 ribu km.

4.      Ada benjolan pada ban

Jika mobil sering dijalankan, tentu bagian luar dan dalam ban akan semakin lemah. Walaupun tidak selalu terjadi pada setiap ban, tetapi kondisi ini bisa saja terjadi. Penyebab ban benjol bisa dari pengisian angin yang terlalu berlebihan atau pengendaraan mobil hingga ban sering menghajar lubang. Selain itu, ban yang sudah tua juga bisa mengalami perubahan bentuk. Benjol pada ban ini dapat dirasakan dari getaran atau goyangan saat mobil berjalan.

5.      Retakan di tapak atau dinding ban

Retak pada tapak dan dinding samping ban tidak hanya terjadi pada ban yang sudah botak. Namun, hal ini mungkin karena kualitas ban atau cuaca yang buruk. Maka dari itu, lekas ganti ban untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

 

Itu dia kelima tanda mobil ban sudah perlu diganti. Jika ada salah satu saja tanda yang mulai muncul, ada baiknya Anda mulai waspada dan mempersiapkan diri untuk membeli ban yang baru. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

 

 

      edit

0 komentar:

Posting Komentar