Sabtu, 01 Agustus 2020

Published Agustus 01, 2020 by with 0 comment

Perkembangan Teknologi Printer dalam Menjawab Tuntutan Zaman

Printer Brother

. Printer merupakan alat yang sudah umum dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. Alat ini pertama kali diproduksi pada tahun 1950 di Eropa, sebagai jawaban atas kebutuhan orang pada produksi naskah dan gambar yang cepat dan praktis. Dari masa ke masa, teknologi inipun terus mengalami perkembangan. Dan dalam perkembangannya, baru-baru ini muncul teknologi percetakan canggih yakni wireless printer Brother.

Perkembangan teknologi printer dari masa ke masa

Teknologi cetak printer sebenarnya sudah dikembangkan sejak empat abad sebelumnya oleh Johannes Guttenberg, seorang pengusaha asal Mainz, Jerman.

Sebagaimana semua produk teknologi lain, alat pencetak ini mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Setelah produksi pertama pada tahun 1950, tujuh tahun kemudian sebuah perusahaan komputer mengeluarkan printer berteknologi baru yang disebut dot matrix.

Ciri khas printer ini adalah mengeluarkan bunyi yang keras saat digunakan. Adapun hasil cetakan yang dihasilkan berupa titik-titik yang saling berkaitan. Printer jenis ini hanya memiliki satu cartridge sehingga cuma menghasilkan satu warna. Meskipun printer ini termasuk ke dalam printer generasi awal, hingga saat ini printer ini masih umum digunakan terutama untuk keperluan usaha. Sebab hanya printer ini saja yang bisa mencetak pada kertas rangkap seperti untuk kebutuhan pembuatan nota atau kuitansi.

Teknologi printer terus berkembang, hingga pada tahun 1976, terciptalah printer inkjet. Namun masyarakat dunia harus sabar menunggu untuk dapat menggunakannya, karena printer dengan teknologi ini baru keluar pada tahun 1988, 12 tahun kemudian.

Cara kerja printer inkjet adalah meneteskan tinta pada kertas yang kemudian membentuk tulisan atau gambar. Tetesan tinta tersebut berukuran sekitar 50 hingga 60 mikron, lebih kecil dari diameter rambut. Dengan teknik demikian, printer jenis ini mampu menghasilkan gambar dengan resolusi tinggi, sangat jauh dari yang dihasilkan oleh printer dot matrix.

Waktu terus berjalan. Kebutuhan pada printer mengalami peningkatan yang tajam. Pada dasawarsa terakhir abad ke-20, alat cetak modern ini mulai diproduksi massal. Selain menghasilkan gambar dengan resolusi tinggi, printer inkjet memiliki kelebihan dalam sistem pengisian tinta. Ia dapat dimodifikasi dengan teknik infus, yakni menambahkan tabung tinta khusus dengan selang kecil sebagai pengalir tinta menuju bagian pencetak.

Setelah printer inkjet, generasi berikutnya adalah printer laserjet. Printer jenis ini menggunakan photoreceptor sebagai komponen utamanya. Photoreceptor ialah tabung yang terdiri dari photoconductive yang telah dipotong-potong, yang dapat diputar. Saat komponen ini berputar, sinar laser keluar. Sinar ini menarik naskah atau gambar yang disiapkan, secara membentuk pola yang bermuatan listrik.

      edit

0 komentar:

Posting Komentar